468x60 Ads

Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

Pilox Beatz

0 komentar


Crysis

0 komentar


Crysis adalah fiksi ilmiah First-person shooter video game yang dikembangkan oleh Crytek (Frankfurt, Jerman), yang diterbitkan oleh Electronic Arts untuk Microsoft Windows, dan dirilis pada bulan November 2007. Ini adalah permainan pertama dari trilogi dari Game terpisah berjudul Crysis Warhead dirilis pada tanggal 12 September 2008, dan mengikuti peristiwa serupa seperti Crysis tetapi dari sudut pandang narasi yang berbeda Crysis, Crysis Warhead dan ekspansi multiplayer disebut Crysis Wars yang dirilis ulang sebagai paket kompilasi yang berjudul Crysis Maksimum Edition pada tanggal 5 Mei 2009. Pada saat Crysis dirilis, dan tahun sesudahnya, telah dipuji karena tonggak dalam desain grafis (sepadan dengan kebutuhan hardware yang tinggi). Crysis 2, sekuel penuh, dirilis pada Maret 2011.

Permainan yang berbasis di masa depan dimana Alien kuno besar struktur telah ditemukan terkubur di dalam sebuah gunung di sebuah pulau di Kepulauan Lingshan fiksi, dekat pantai Timur Filipina. Kampanye single-player memiliki pemain mengasumsikan peran Amerika Serikat operator Delta Force Jake Dunn, yang disebut dalam game dengan kode panggilan nya, Nomad. Nomad dipersenjatai dengan berbagai senjata futuristik dan peralatan, terutama yang "Nano Suit" yang terinspirasi oleh kehidupan-nyata konsep militer. Pada Crysis, pemain perkelahian kedua musuh Korea Utara dan extraterrestrial di berbagai lingkungan di, dan di sekitar pulau.

System Requirements
Minimum

CPU
Intel Pentium 4 2.8 GHz (3.2 GHz for Vista), Intel Core 2.0 GHz (2.2 GHz for Vista), AMD Athlon 2800+ (3200+ for Vista) or better
- [2.8 GHz vagy gyorsabb (XP) vagy 3.2 GHz vagy gyorsabb* (Vista)]
1 GB (1.5 GB on Windows Vista)

VGA
NVIDIA GeForce 6800 GT, ATI Radeon 9800 Pro (Radeon X800 Pro for Vista) or better, +256MB of Graphics Memory

DX
DX9.0c or DX10

OS
Microsoft Windows XP or Vista

HDD
12 GB

Sound
Direct 9.0c compatible

ODD
DVD-ROM

Metro 2033- Kehidupan Setelah Perang Nuklir

0 komentar


Kegigihan manusia untuk bertahan hidup bukanlah hal yang dapat dipandangsebelah mata. Hal ini terlihat jelas dalam Metro 2033. oleh david Novan

Berawal dari cerita fiksi yang diceritakan dalam novel Rusia, Metro 2033 merupakan kisah dunia setelah dilanda perang nuklir yang mengakibatkan dunia tidak dapat dihuni lagi. Untuk menghindari hujan asam dan asap radio aktif yang meliputi dunia, penduduk Rusia mengungsi ke dalam jaringan kereta api bawah tanah yang disebut Metro. Luasnya jaringan bawah tanah tersebut membuat setiap stasiun memiliki kebudayaan sendiri. Mirip seperti kota di bawah tanah. Anda akan berperan sebagai salah satu penduduk di kota bawah tanah tersebut.
Bila Anda berpikir hidup di bawah tanah tidak berbahaya, maka Anda harus memperbaiki pola pikir tersebut. Pada game ini, Anda akan bertemu dengan ancaman mutan yang berasal dari dunia atas. Makhluk hidup yang bertahan hidup di dunia atas dan berubah menjadi bentuk kehidupan baru (beserta hobi baru, yaitu memakan manusia) secara teratur menyerang kota bawah tanah demi mencari makanan. Selain itu, muncul pula ancaman baru yang disebut Dark One. Untuk yang satu ini Anda harus mencari tahu sendiri dengan memainkan game ini.

Kehidupan baru ini tentunya memiliki tata cara yang berbeda dengan kehidupan biasa. Sebagai pengganti uang, Anda akan diminta untuk mengumpulkan peluru rifle yang masih mengkilap. Tidak seperti peluru buatan bawah tanah yang jauh lebih kusam dan lebih lemah daya hancurnya, peluru tersebut merupakan komoditas utama dalam pertukaran barang di Metro 2033. Anda dapat membeli senjata rakitan, peluru, dan perlengkapan lain dengan menggunakan uang (peluru) tersebut.

Minimum:

Dual core CPU (any Core 2 Duo or better will do)
DirectX 9, Shader Model 3 compliant graphics cards (GeForce 8800, GeForce GT220 and above)
1GB RAM
Recommended:

Any Quad Core or 3.0+ GHz Dual Core CPU
DirectX 10 compliant graphics card (GeForce GTX 260 and above)
2GB RAM
Optimum:

Core i7 CPU
NVIDIA DirectX 11 compliant graphics card (GeForce GTX 480 and 470)
As much RAM as possible (8GB+)
Fast HDD or SSD
Enabling 3D Vision

Metro 2033 utilizes NVIDIA 3D Vision with compatible cards and hardware. To play in 3D you will require:
NVIDIA GeForce GTX 275 and above recommended
A 120Hz (or above) monitor
NVIDIA 3D Vision kit
Microsoft Windows Vista or Windows 7

Battlefield 3 Spesifikasi Untuk PC

0 komentar



Minimum requirements for Battlefield 3:

OS: Windows Vista or Windows 7
Processor: Core 2 Duo 2.4 GHz or Althon X2 2.7 GHz
RAM: 2GB
Graphic card: DirectX 10 or 11 compatible Nvidia or AMD ATI card, ATI Radeon 3870 or higher, Nvidia GeForce 8800 GT or higher.
Graphics card memory: 512 MB
Sound card: DirectX compatibl sound card
Hard drive: 15 GB for disc version or 10 GB for digital version

Recommended system requirements for Battlefield 3:

OS: Windows 7 64-bit
Processor: Quad-core Intel or AMD CPU
RAM: 4GB
Graphics card: DirectX 11 Nvidia or AMD ATI card, Nvidia GeForce GTX 560 or ATI Radeon 6950.
Graphics card memory: 1 GB
Sound card: DirectX compatibl sound card
Hard drive: 15 GB for disc version or 10 GB for digital version 

Call of Duty: Modern Warfare 3 Spesifikasi Untuk PC

0 komentar


Cerita SinglePlayer:

Cerita Modern Warfare 3 adalah lanjutan dari game sebelumnya, Modern Warfare 2. Amerika diserang oleh Rusia, Vladimir Makarov masih buron, Kapten John"Soap" McTavish dan Kapten John Price terluka dan sedang melarikan diri bersama seorang informan dari Russia, Nikolai. 


Call of Duty: Modern Warfare 3 Minimum System Rquirements

*OS: Windows XP/ Windows Vista/ Windows 7
*Processor:
*Memory Ram:
*Hard Disk Space:
*Video:
*Sound Card: DirectX Compatible
*DirectX: 9
*Network : Broadband Internet Connection
*Keyboard / Mouse
*Installation: DVD-Rom Drive

Call of Duty: Modern Warfare 3 Recommended System Requirements

*OS: Windows XP/ Windows Vista/ Windows 7
*Processor:
*Memory Ram:
*Hard Disk Space:
*Video:
*Sound Card: DirectX Compatible
*DirectX: 9
*Network : Broadband Internet Connection
*Keyboard / Mouse
*Installation: DVD-Rom Drive 

Maret, "Angry Birds" Akan ke "Luar Angkasa"

0 komentar


       Tak cukup bagi Angry Birds untuk mengubah platform casual gaming ke social gaming. Inovasi untuk game ini kembali disiapkan oleh Rovio Mobile.
Setelah 14 Februari lalu Angry Birds masuk ke Facebook, tanggal 22 Maret mendatang, si burung pemarah ini akan diorbitkan dalam bentuk game baru : Angry Birds Space.
Rovio Mobile menyampaikan di situs resmi-nya bahwa Angry Birds Space akan menjadi game yang baru secara keseluruhan. 

Meski Angry Birds Space masih memiliki elemen-elemen yang sudah dikenal publik, Rovio menjanjikan sedikit kejutan di bulan Maret nanti.
Rovio Mobile juga menjanjikan bahwa launching Angry Birds Space akan menjadi launching game terbesar sejak Angry Birds versi pertama diperkenalkan. Hingga kini, Rovio Mobile memang telah meluncurkan empat jenis game Angry Birds, yakni : Angry Birds Original, Angry Birds Seasons, Angry Birds Rio, dan Angry Birds Facebook.  

Sniper: Ghost Warrior

0 komentar

Sniper: Ghost Warrior merupakan salah satu game bergaya Firts Person Shooter (FPS) yang menempatkan pemain sebagai seorang Sniper. Sebagai seorang prajurit, pemain bakal melewati beragam misi serta senjata khas militer.

Dalam game ini pemain akan menjalani misi dari 2 orang yang berbeda. Pertama, gamer akan berperan sebagai penembak jitu aka sniper, lalu ada juga misi yang akan membawa pemain sebagai anggota pasukan Delta Force.
Awal permainan, gamer akan disuguhkan dengan berbagai turtorial menembak. Meski bisa dilampaui, namun pemain dianjurkan untuk terus mengikuti pelatihan tersebut. Pasalnya, banyak sekali strategi perang atau gaya menembak yang patut dipelajari.

Berperan sebagai seorang sniper, menuntut pemain untuk jago menembak. Dan bisa dibilang, mungkin ini satu-satunya fitur paling menyenangkan dalam game ini. Gamer dituntut untuk membunuh lawan tanpa terdeteksi sedikit pun. Cukup menegangkan dan menantang bukan?

Sebagai seorang sniper, pemain tidak hanya asal menembak. Game ini menuntut beberapa perhitungan yang cukup realitis. Misalnya, untuk menembak tepat ke sasaran pemain harus memperhitungkan beberapa hal mulai dari, arah angin, jangkauan, hingga daya gravitasi. Jadi menembak musuh yang sedang bergerak bukanlah perkara mudah dalam game ini.



Ingat sebuah 'titik merah' yang ada pada hampir semua game FPS? Ketika gamer bermain dalam modus 'Hard' maka tanda yang biasa digunakan untuk mengenai sasaran tersebut ditiadakan. Jadi gamer harus memperhitungkan sendiri beberapa fakta untuk menembak tepat ke sasaran.
Sejatinya, Sniper: Ghost Warrior memiliki sistem permainan yang menarik, terlebih lagi untuk gaya sniping yang ditawarkan. Hanya saja berkat penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang kurang pas,  serta alur cerita yang kurang menarik, membuat game ini terasa membosankan.

Untuk grafis, City Interactive sebagai pengembang sekaligus penerbit Sniper: Ghost Warrior mempercayakan pada Chrome Engine 4. Jadi kualitasnya terbilang cukup baik dengan pemandangan hutan dan pegunungan yang indah.

Namun hal yang paling mengagumkan dalam game ini adalah tatanan suaranya. Untuk menjatuhkan lawan tanpa terdeksi, sistem suara pada komputer yang digunakan amatlah berperan penting. Gamer harus memperhatikan langkah kaki, atau suara ranting yang terinjak untuk menembak lawan tanpa diketahui.

Keluaran suara ketika menggunakan speaker berbasis 5.1. Pemain dapat mengetahui dari arah mana musuh datang hanya dengan mendengarkan langkah kaki, atau desingan peluru yang mereka lontarkan. Ouw ya, suara perluru yang keluar dari laras panjang pemain tebilang amat mengagumkan dan hebat loh..

Tidak hanya itu, pemain dapat menyaksikan bahwa pelurunya tepat mengenai sasaran melalui sebuah fitur bullet time ala Max Payne. Cukup mengibur, usai bersusah payah untuk melakukan tembakan yang pas.
Namun sayang beberapa hal indah tersebut harus kandas berkat penggunaan AI yang kurang pas. Berbeda dengan jangkauan tembak yang dimiliki pemain, para musuh dapat menembak dari jarak yang amat jauh. Belum lagi mereka dapat dengan mudah sekali mengetahui lokasi pemain dan secara cepat menembak dengan membabi buta.

Para AI yang dijadikan rekan pemain selama bertugas pun terbilang kurang membantu, mereka kurang merespon terhadap segala serangan yang digempurkan musuh. Jadi terasa kurang efektif membantu menyelesaikan misi.

Dalam game ini memang pemain tidak hanya berperan sebagai seorang sniper. Pada misi tertentu, pamain akan mendapatkan peran sebagai salah satu pasukan Delta Force. Di sinilah gamer bisa menembak dengan gaya Call of Duty tanpa harus mengendap-endap terlebih dahulu.

Dengan beragam fitur yang ditawarkan, game ini memang mampu menguji kemampuan pemain dalam menembak. Keharusan untuk menjatuhkan lawan tanpa terdeteksi pun memiliki nilai tersendiri bagi para penggila game stealth action. Hanya saya jika disertakan dengan AI dan alur cerita yang solid, game ini pastinya akan tampil lebih mengesankan.

Kelebihan:
+ Gaya menembak yang asyik
+ Tatanan suara yang mengagumkan

Kekurangan:
- AI kurang pas
- Alur cerita kurang menarik